Masyarakat Jawa pasti sudah akrab dengan yang Namanya Primbon Jawa atau kerap disebut primbon saja. Primbon merupakan buku yang berisi pengetahuan mengenai budaya-budaya jawa yang menjadi kepercayaan masyarakat masa lalu. Dahulu primbon hanya berupa catatan biasa yang diturunkan. Kemudian dibuat menjadi buku yang kerap disebut buku primbon hingga diperjualbelikan. Seiring dengan berkembangnya masyarakat menjadi lebih modern, keberadaan primbon menjadi semakin jarang. Meski begitu bagi masyarakat yang percaya, primbon tetap disimpan untuk digunakan sewaktu-waktu sesuai fungsinya.

Apa saja sih yang ada di dalam buku primbon? Berikut ini adalah daftar isi yang biasanya ada dalam sebuah primbon beserta fungsinya untuk kehidupan:

 

  1. Petungan.

Fungsi petungan inilah yang paling penting dalam primbon jawa. Petungan berisi perhitungan hari-hari untuk menentukan Neptu weton. Nama hari nasional dan jawa dijadikan angka sesuai dengan urutannya kemudian ditambahkan. Hasilnya itulah yang menjadi neptu weton seseorang. Dalam hari jawa, Pahing adalah yang paling besar dengan nilai 9. Dan pada hari nasional, Sabtu adalah yang paling besar dengan nilai 9. Sehingga anak yang lahir pada hari Sabtu Pahing akan memiliki neptu 18. Perhitungan neptu ini biasanya digunakan untuk melihat jodoh antara dua orang.

 

  1. Pawukon.

Pada pawukon, Anda akan diajari melihat wuku atau zodiak yang dipercaya masyarakat Jawa dan Bali di masa lalu.

 

  1. Tafsir.

Ada beberapa macam tafsir dalam primbon seperti:

 

·       Tafsir mimpi.

·       Tafsir bulu mata yang rontok.

·       Tafsir kedutan.

·       Tafsir cegukan.

·       Dll.

 

  1. Ngalamat.

Ngalamat merupakan pertanda dari alam yang dihubungkan dengan kejadian tertentu yang akan terjadi. Contoh ngalamat antara lain adanya suara burung di waktu tertentu, angin dari arah tertentu ataupun petir.

Hingga saat ini masih banyak yang menggunakan primbon jawa untuk memperkirakan apa yang bisa terjadi di masa depan. dengan mengetahui informasi tertentu misalnya neptu sendiri dan pasangan, Anda dipercaya bisa menata rumah tangga menjadi lebih baik sesuai dengan anjuran yang diberikan berdasarkan neptu masing-masing. Percaya atau tidak, primbon telah menjadi salah satu hasil budaya Jawa yang perlu dilestarikan.

 

Categories: Uncategorized