Melahirkan bayi yang normal dan sehat adalah harapan bagi semua calon ibu. Karena itu, penting untuk memperhatikan kebutuhan ibu dan janin dalam kandungan selama masa kehamilan.

Ibu hamil harus secara rutin mengontrol berat badan selama masa kehamilan. Karena pertambahan berat badan membantu menunjukkan kondisi kesehatan Ibu dan janin. Pertambahan berat badan yang normal adalah sekitar 10-13 kg bagi wanita yang sebelum hamil telah memiliki berat badan ideal.

Pola gizi yang baik pada Ibu hamil memegang peranan penting untuk kesehatan Ibu dan janin selama perkembangan di dalam kandungan. Kekurangan sejumlah senyawa penting yang diperlukan ibu selama kehamilan dapat berdampak buruk bagi perkembangan janin.

Berikut adalah vitamin dan yang selayaknya dikonsumsi ibu hamil:

Zat Besi: Selama masa kehamilan, kebutuhan Ibu akan Zat Besi akan meningkat. Hal ini karena janin yang sedang berkembang mengambil sejumlah zat besi dari Ibunya hingga 5-6 bulan terakhir. Sangat disarankan mengonsumsi makanan yang menjadi sumber zat besi setiap hari. Zat besi terbanyak didapatkan pada sumber hewani seperti daging merah.

Folat: Bila calon Ibu tidak mengonsumsi zat ini selama masa kehamilan, bayi yang dikandungnya akan mempunyai resiko terkena cacat tabung syaraf (neural tube defect) seperti spina bifida. Asam folat yang dikonsumsi dapat mencegah 7 dari 10 kasus cacat tabung syaraf. Sumber asam folat yang paling baik didapatkan dari asparagus, brokoli, bayam, jeruk, gandum, kacag polong, bahkan kenari.

Vit B6: Apabila ibu mual dan muntah selama awal kehamilan, ada baiknya untuk mengkonsumsi Vit B6. Menurut beberapa penelitian diduga dengan mengonsumsi vitamin B6 akan mengurangi rasa mual dan muntah ibu hamil. Vitamin B6 dapat diperoleh dari berbagai variasi makanan seperti pisang, kentang, sereal, ayam, ikan, gandum, jagung dan kacang-kacangan.

Vit B12: Senyawa ini berperan dalam menjaga sel agar berfungsi secara normal sehingga perkembangan janin dalam kandungan ibu menjadi optimal. Vitamin ini banyak terdapat pada olahan produk fermentasi seperti tempe, tauco, kecap dan oncom.

Vit C : Vitamin ini ikut andil besar dalam proses penyembuhan luka serta daya tahan tubuh terhadap infeksi. Akan sangat baik bagi Ibu hamil karena membantu melindungi janin yang sedang dikandungnya. Sumber vitamin ini banayak terdapat pada buah-buahan segar seperti jeruk, pepaya, kiwi, dan tomat.

Vit D : Kekurangan mengkonsumsi Vit D selama masa kehamilan ternyata dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan memiliki tulang yang lemah. Ibu hamil yang cukup mendapat sinar matahari dan mengonsumsi suplemen Vit D akan melahirkan bayi dengan kepadatan dan kadar mineral tulang yang tinggi.

Vitamin dan makanan diatas dapat dikonsumsi secukupnya saja dan tidak perlu berlebihan. Calon ibu sangat tidak dianjurkan untuk diet selama masa kehamilan. Untuk itu ibu harus menghindari minum-minuman seperti jamu, kafein dan alkohol karena berbahaya bagi keselamatan janin. Jika ibu hamil hendak berolahraga, alangkah baiknya bila dilakukan dengan pengawasan dokter. Dapat melihat bayi anda lahir normal dan sehat akan sangat menyenangkan, bukan?