Pada peringatan Yadnya Kasada di tahun 2022, kawasan wisata Gunung Bromo dapat ditutup sementara. Berdasarkan surat berasal dari Paruman Dukun Pandita Kawasna Tengger, penutupan sementara wisata Gunung Bromo itu berlangsung selama dua hari, yakni terhadap 15-16 Juni 2022. Nantinya, pengunjung yang menginginkan berlibur ke Penanjakan, Bukit Kendaluh, Bukit Cinta, Mentigen

Yadnya Kasada adalah sebuah upacara yang berbentuk tertutup untuk umum, dan cuma segelintir penduduk Suku Tengger saja yang turut serta.

Pada sementara upacara Yadnya Kasada dapat ada ritual kurban di kawah Gunung Bromo yang digelar sekali dalam setahun

Upacara berikut dilaksanakan terhadap bulan Kasada hari ke-14, berdasarkan berasal dari kelender tradisional Hindu Tengger. Persembahannya merasa berasal dari sesaji berbentuk makanan, sampai hasil pertanian dan ternak, ada ayam dan juga kambing. Nantinya, semua itu dapat dilarung ke dalam kawah sebagai lambang persembahan kepada Dewa Brahma. Bagi yang memiliki rencana libura sementara ada perayaan Yadnya Kasada, bisa coba melacak alternatif tempat wisata lainnya di sekitaran Gunung Bromo, berikut daftarnya.

 

1. Coban Trisula

Bagi yang senang berwisata di tempat yang bisa digunakan untuk main air, tak ada salahnya berkunjung ke Coba Trisula.

Alasan nama air terjun ini bernama Coban Trisula adalah sebab bentuk air terjunnya yang seperti senjata trisula dengan banyak undakan di selama alirannya. Untuk menuju ke Coban Trisula, jalurnya memadai menantang, menjadi tepat sekalian buat menjadi tempat trekking. Alamat Air Terjun Coban Trisula terletak di Dusun Ngadas, Ngadas, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dari (BBTN) Bromo Tengger Semeru jaraknya tak benar-benar jauh lebih kurang 37,6 kilometer (km), dan bisa ditempuh dengan berkendara selama 1 jaman.

 

2. Pos Bantengan

Pos Bantengan adalah tempat yang benar-benar strategis untuk memandang panorama kaldera Gunung Bromo. Dari tempat ini, pengunjung terhitung bisa dengan benar-benar baik mengabadikan foto diri berlatarkan Kaldera Gunung Bromo, yang berbentuk hamparan padang pasir luas.

Sebagai informasi kaldera adalah sebuah pusat letusan yang berdiameter lebih berasal dari 2 km. Adapun untuk kawah terhitung disebut sebagai pusat letusan, namun diameternya lebih kecil, yakni kurang berasal dari 2 km. Pos Batengan secara administartif berada di kawasan Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Bagi pengunjung yang menginginkan berkunjung ke Pos Bantengan, butuh sementara 45 menit perjalanan berasal dari Pasar Tumpang.

Pos Bantengan bisa dijangkau berasal dari Pertigaan Jemplang, lurus ke arah Ranu Pani. Nantinya tempat ini ada di kiri jalan.

 

3. Desa Wisata Ranu

Pani Jika kawasan wisata Bromo ditutup, kamu bisa coba berkunjung ke Desa Wisata Ranu Pani yang berlokasi di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Sebagai desa yang terletak di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), panorama yang ditawarkan pastinya benar-benar memanjakan mata para pengunjungnya.

Pengunjung yang berkunjung ke Desa Wisata Ranu Pani terhitung bisa terhitung bisa mencicipi aneka kuliner, seperti keripik kentang, oseng-oseng tumewu, sambal tropong, sambal bawang pre, nugget semenan, lumpia semenan, peyek semenana, dan selai terong tengger. Jika belum senang nikmati keindahan alamnya terhitung bisa terhitung menginap di puluhan homestay yang ada di sekitaran tempat wisata.

Jaraknya berasal dari (BBTN) Bromo Tengger Semeru lebih kurang 51 km, dan bisa ditempuh dalam sementara 1 jam 48 menit dengan berkendara.

 

4. Air Terjun Madakaripura Air Terjun

Madakaripura untuk sementara ini bisa disebut sebagai air terjun paling tinggi di Jawa, namun di Indonesia berada di peringkat dua. Diketahui bahwa ketinggian air terjunnya raih 200 meter. Lokasinya ada di Sapih, Branggah, Lumbang, Kabupaten Probolinggo

Menurut cerita penduduk setempat, konon katanya Air Terjun Madakaripura merupakan tempat pertapaan Gadjah Mada, mahapatih berasal dari Kerajaan Majapahit. Tak cuma satu aliran air terjun saja yang bisa ditemui, namun ada lebih dari satu spot air terjun kecil yang bisa dicermati oleh wisatawan. Keadaan di tempat ini seperti di musim hujan sebab cipratan airnya berasal dari aliran air terjun, bagaikan gerimis yang terus-terusan turun.

Demi keamanan barang bawaan dianjurkan untuk membawa tas anti air, untuk menjaga kamera atau ponsel berasal dari air. Jaraknya berasal dari Balai Besar Taman Nasional (BBTN) Bromo Tengger Semeru lebih kurang 117 kilometer (km), bisa ditempuh dengan berkendara selama 2 jam lebih.

 

5. Puncak B29 Lumajang

Berikutnya ada Puncak B29 Lumajang yang terletak di ketinggian 2.900 meter di atas permukaan laut (mdpl). Alamat lengkapnya ada di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur dan bisa dikunjungi kapanpun. Panorama yang ditawarkan sangatlah indah, apalagi Puncak B29 Lumajang adalah puncak tertinggi di bibir kaldera Gunung Bromo.

Dari puncaknya para pengunjung bisa hamparan lahan buah-buahan dan sayuran yang hijau dan subur. Ketika cuaca bersahabat, pengunjung apalagi bisa memandang panorama Gunung bromo ijen tour dan Gunung Batok berasal dari puncaknya,

Ada bermacam spot yang bisa dikunjungi di lebih kurang B29 Lumajang, di antaranya adalah masjid tertinggi di Pulau Jawa, Kampung Nirwana, Bukit Danyangan, Kampung Adat, Awan Tumpah, Mahameru sampai Tri Padma Mandala.

Categories: Uncategorized