Keahlian

Menyampaikan keahlian juga penting dilakukan dalam membuat Curriculum Vitae. Keahlian murni yang dimiliki tentu akan menjadi pertimbangan perusahaan memilih. Keahlian inilah yang nantinya akan digunakan untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan di perusahaan. Misalnya saja jika melamar menjadi penulis. Kemampuan mengoperasikan komputer dan software pengolah kata sangat penting dimiliki.

Pencapaian

Pencapaian yang dimaksud dalam Curriculum Vitae ini berkaitan dengan pekerjaan yang hendak dilamar. Apapun penghargaan itu, hendaknya dituliskan. Misalnya saja seperti kejuaraan di kompetisi kampus. Tuliskan capaian secara detail, termasuk di tahun berapa, di mana, dan seberapa besar pengaruhnya.

Tulis Singkat, Padat, dan Jelas

Apa itu cv tentunya harus ditulis dengan singkat, padat, dan jelas. Pastikan untuk menjelaskan informasi diri secara singkat, padat, dan jelas. Gunakan dengan kata yang kaya makna, terdengar cerdas, dan efisien. Tuliskan setiap alur riwayat hidup dengan runtut.

Jenjang pendidikan, pengalaman kerja, atau prestasi yang pernah diraih. Jangan menuliskannya secara melompat-lompat. Selain itu, pastikan juga untuk tidak menggunakan alamat email yang aneh dalam Curriculum Vitae.

Referensi

Terakhir, yang harus terdapat pada CV adalah menyertakan daftar atau kontak referensi. Orang-orang ini adalah mereka yang bisa memberikan informasi mengenai pengalaman bekerja dengan kamu.

Tips Membuat CV yang Benar

Setelah memahami apa itu CV, kamu bisa melanjutkan pada tahapan membuatnya dan mengenali berbagai tips yang tepat sehingga CV kamu diterima perusahaan. Berikut beberapa tips membuat CV yang patut diperhatikan:

– Buat CV secara profesional dengan tampilan sederhana, termasuk penggunaan font. Hal ini tentunya harus menyesuaikan dengan perusahaan yang kamu lamar. Jika melamar ke perusahaan yang berkaitan dengan desain dan kreativitas, kamu mungkin perlu untuk membuat jasa pembuatan cv murah  lebih kreatif.

– Gunakan format standar.pdf bila tidak ada ketentuan yang dipersyaratkan.

– Jangan berbohong terkait data atau informasi yang kamu cantumkan, hal ini hanya akan merugikan kamu.

– Tidak perlu memasukkan informasi personal seperti hobi atau minat terhadap sesuatu yang tidak berhubungan dengan posisi yang dilamar.

– Pastikan kamu tidak menggunakan email dengan nama yang tidak profesional. Nama email yang asal-asalan bisa dinilai negatif.

– Periksa kembali CV yang dibuat. Perhatikan jika ada typo, kesalahan nama, grammar, keterangan tertentu dan sebagainya. Selalu cek ulang kembali isi dokumen yang telah dibuat, atau minta bantuan orang lain untuk ikut membacanya (proofread). Kesalahan penulisan bisa membuat kamu dinilai tidak teliti dan tidak peduli.

Categories: Uncategorized