Instalasi fire alarm system adalah komponen paling penting dalam proteksi terhadap kebakaran. Saat instalasi, setiap langkah dan komponennya harus sesuai dengan prosedur. Agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

Alarm kebakaran adalah gerbang pertahanan yang akan melindungi bangunan dari resiko kebakaran. Itulah mengapa Anda harus benar-benar teliti dalam memilih kontraktor fire alarm system.

Prosedur Instalasi Fire Alarm System

Cara kerja fire alarm system adalah dengan detektor yang akan berbunyi (memberi peringatan) ke sistem evakuasiĀ  ketika muncul titik asap atau api. Kemudian akan dilakukan tindak lanjut untuk memadamkan api, baik secara otomatis maupun manual.

Dalam instalasi fire alarm system, terdapat komponen utama yang disebut sebagai pengendali sistem atau Main Control Fire Alarm (MCFA) atau Fire Alarm Control Panel (FACP).

Fungsi dari MCFA adalah untuk menerima sinyal masuk dari semua detektor untuk kemudian mengeluarkan sinyal keluar berupa keluaran sesuai yang telah disetting.

Tipe Instalasi Fire Alarm System yang Ada di Indonesia

Pada dasarnya, ada tiga tipe instalasi fire alarm system yang ada di Indonesia, yaitu mulai dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks. Yuk, cek beberapa tipe yang sudah familiar di Indonesia:

Tipe Non-Addressable (Conventional)

Cara kerja tipe conventional adalah MCFA menerima sinyal masuk dari semua detektor (yang jumlahnya terbatas/ tidak banyak) tanpa pengalamatan (titik ruangan yang spesifik). Kemudian mengeluarkan peringatan pada komponen output untuk merespon sinyal tersebut.

Tipe ini biasanya dipasang pada area supervisi berskala kecil, misalnya sekolah kecil, perumahan, pertokoan, dan sejenisnya.

Tipe Semi-Addressable

Instalasi fire alarm system pada tipe semi-addressable ini dilakukan zonasi pada detektor dan alat penerima input signal. Zonasi ini berdasarkan area pengawasan. Karena tiap detektor dilengkapi dengan address yang spesifik, maka jika terjadi gejala kebakaran dapat langsung diambil tindakan tepat.

Tipe Addressable

Tipe yang satu ini mempunyai kapasitas informasi yang lebih besar daripada dua tipe sebelumnya. Cara kerja dan instalasi fire alarm system addressable adalah setiap titik mempunyai address/ ID.

Informasi tentang address tersebut dapat terbaca jika menggunakan module/ monitor module. Dan karena satu detektor harus dipasang satu modul, maka biaya yang dibutuhkan untuk instalasi fire alarm system pun sangat tinggi.

Categories: teknologi