Buka Tabungan Emas – Investasi yang halal banyak diminati umat Muslim. Salah satu investasi yang dinilai halal adalah investasi emas.

Investasi emas berbeda dengan investasi reksadana dan saham yang memiliki spekulasi tinggi. Berikut cara investasi emas yang halal bagi Muslim.

Cendekiawan Muslim, Syafiq Hasyim pernah menuturkan bahwa dalam Islam, investasi seharusnya tidak didasarkan pada modal-modal bisnis yang tidak jujur atau bisnis spekulatif. Bisnis juga tak bisa dilakukan dengan rida.

“Unsur spekulasi yang tinggi tidak dianjurkan dalam Islam karena akan menimbulkan kerugian bagi si pelaku bisnis,” ujar Syafiq.

Alih-alih demikian, Syafiq menyarankan umat Muslim untuk memilih investasi berbasis syariah. Dalam hal ini, investasi emas merupakan salah satu investasi berbasis syariah.
Kegiatan Investasi yang Bertentangan dengan Prinsip Syariah

Kegiatan investasi sesuai prinsip syariah diatur oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Melalui komisi fatwanya, MUI mengeluarkan daftar kegiatan investasi yang bertentangan dengan prinsip syariah seperti yang tertulis pada DSN-MUI Nomor: 80/DSN-MUI/III/2011, antara lain sebagai berikut.
1. Tadlis

Tindakan menyembunyikan objek cacat oleh penjual untuk mengelabui pembeli. Objek akad dibuat seolah-olah tidak cacat.
2. Taghir

Tindakan memengaruhi orang lain, baik dengan perkataan dan tindakan yang mengandung kebohongan agar proses transaksi terjadi.
3. Tanajusy

Tindakan menawar barang dengan harga tinggi untuk mengesankan barang tersebut diminati oleh banyak pembeli.

Categories: Uncategorized