Jakarta News – Bepergian dengan kendaraan pribadi disaat musim liburan pastilah kita akan sering menemukan atau bahkan bisa saja terjebak macet berjam-jam. Bila sudah begini, dampaknya bisa membuat bosan, mati gaya, hingga khawatir konsumsi BBM mobil cepat terbuang.

Berbagai cara joke dilakukan pengemudi supaya konsumsi BBM mobilnya tidak mudah cepat habis, salah satunya dengan mematikan mesin mobilnya. Dengan mematikan mesin mobil, para pengemudi beranggapan hal itu akan sangat membantu untuk memberikan efisiensi BBM mobil yang lebih baik.

Lantas Benarkah Info Tersebut Guys???

Menjawab hal itu, Technical Service Dealer PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi yang dilansir dari Kumparan, mengatakan perlu atau tidaknya mematikan mesin mobil saat terjebak macet harus dilihat dari kondisi yang ada.

“Tergantung dari situasi macetnya, kalau memang macetnya panjang dan diam selama setengah jam, sejam, atau bahkan lebih nggak gerak, memang akan lebih hemat bahan bakar kalau (mesin) dimatikan,” jelas Bambang, beberapa waktu lalu.

Hanya saja, individualized organization Bambang, ada konsekuensi yang harus diterima, yakni AC mobil yang jadi mati sehingga akan mengurangi kenyamanan bagi penumpang di bagian dalam. Dirinya juga mengatakan, apabila kondisi macetnya masih bersifat merayap atau stop and go, pengemudi tidak perlu mematikan mesin mobil.

“Kalau masih bergerak sebaiknya tidak perlu, karena akan merepotkan. Lain hal kalau mobilnya sudah dilengkapi fitur sitting beginning stop, itu lebih mudah karena hanya perlu injak pedal gas sudah otomatis nyala,” beber Bambang.

1. Gunakan Temperatur AC Sesuai Kebutuhan

Selain mematikan mesin, cara lain yang bisa sangat membantu efisiensi BBM mobil saat macet, yakni dengan mengatur AC sesuai kebutuhan. Sahabat Garasi di sarankan apabila cuaca sedang tidak panas terik, sebaiknya jangan gunakan temperatur withering dingin.

Dengan temperatur yang sangat kecil atau withering dingin itu bisa menambah konsumsi bahan bakar, karena kerja kompresor jadi tidak pernah berhenti, sehingga akan membebani mesin.

Sementara untuk blower AC, tak masalah apabila menggunakan yang besar. Sebab hal itu hanya bergantung pada konsumsi daya listrik.

Cara lain yang bisa digunakan menghemat BBM mobil saat macets selanjutnya ialah

2. Irit BBM Mobil Untuk Transmisi Matic 

Jangan menggunakan modus D saat berhenti menunggu macet. Sebab ketika berada di posisi tersebut dan pedal rem diinjak, laju mobil akan tertahan. Dengan begitu, kondisi ini membuat beban mesin lebih berat sehingga membuat konsumsi BBM mobil lebih boros.

Disarankan, gunakan modus N ketika mobil diperkirakan berhenti. Pada posisi ini mesin mobil tidak akan terbebani dan pada akhirnya memuat distribusi bensin lebih hemat.

3. Jangan Injak Gas Terlalu Dalam

Hindari menginjak gas terlalu dalam ketika transmisi dari berhenti kemudian jalan. Tekan pedal perlahan sehingga putaran mesin tidak terlalu tinggi.

4. Gunakan Fitur Hemat BBM Mobil

Untuk Sahabat yang memiliki mobil dengan eco mode, sangat disarankan untuk digunakan. Seperti yang diketahui, kini sudah banyak sekali mobil yang menyematkan fitur untuk membantu menjaga konsumsi BBM mobil supaya tetap irit, seperti fitur journey control, eco marker, dan auto start-stop. Masing fitur ini memiliki fungsi dan kegunaan berbeda. Sahabat dapat menggunakannya pada situasi yang memungkinkan.

Selain itu, saat mobil berhenti, biasakan untuk mengubah transmisi ke mode netral supaya terhindar dari menabrak kendaraan lain ketika salah melepas gas.

5. Service Mobil Secara Teratur

Kondisi mesin harus prima bila kendaraan sering digunakan. Sahabat perlu administration kendaraan Sahabat secara teratur supaya semua komponen kendaraan Sahabat terjaga. Mulai dari pengapian, pasokan udara, hingga saluran bahan bakar. Jika ada salah satunya yang kurang sehat maka bisa dipastikan kerja mesin lebih boros dan dapat dipastikan juga konsumsi BBM mobil terpengaruh.

Categories: otomotif