Bahasa Arab terhitung di dalam rumpun bhs Semit dan masih berkerabat bersama bhs Ibrani. Sedangkan bhs Inggris terhitung di dalam bhs Jermanik atau yang lebih dikenal bersama nama Anglo Saxons.

Kedua bhs ini punyai rumpun yang berbeda dan juga bentuk tulisan yang berbeda. Oleh karena itu kursus bahasa arab pare, studi bhs Arab danggap sulit bagi orang yang udah miliki kebiasaan berkata di dalam bhs Inggris.

Dalam hal kosakata bhs Arab terhitung punyai tantangan tersendiri untuk dipelajari. Namun bhs Arab berbeda bersama bhs Persia meskipun ke dua wilayah ini berada pada satu wilayah geografis. Karena bhs Persia berinduk pada bhs Indo-Arya. Hubungan antara bhs Arab bersama bhs Persia berjalan disaat Islam memasuki wilayah Persia atau yang sekarang lebih dikenal bersama nama Iran.

Namun waktu ini udah ada banyak metode bantuan bagi studi bhs Arab untuk pemula, baik untuk penutur bhs Inggris maupun penutur bahasa-bahasa lainnya.

Sebagaimana udah dicatat sejarah, bahwa di dalam perkembangan pengetahuan pengetahuan, bhs Arab dulu menjadi tidak benar satu bagian yang mutlak di dalam transfer pengetahuan pengetahuan dari masa sebelum kejayaan Islam ke masa pencerahan di benua Eropa dan menyebar ke seluruh dunia. Melihat pentingnya bhs Arab ini kelanjutannya banyak orang Eropa yang studi bhs Arab dan pada kelanjutannya dapat mentransfer banyak ragam pengetahuan yang ada.

Meskipun udah ada metode bantuan untuk mempelajari bhs Arab, tapi senantiasa saja sejumlah ada kendala yang menghambatnya. Beberapa hal berikut antara lain langkah pembelajaran konvensional yang lebih berwujud hafalan, tidak cukup adanya penerapan atau praktik, tidak cukup adanya pembiasaan, tidak cukup berinteraksi (berbicara dan mendengar) obrolan di dalam bhs Arab, dan juga kurangnya membaca buku atau teks berbahasa Arab.
Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

Bagi lebih dari satu orang yang udah miliki kebiasaan berkata di dalam bhs Inggris, studi bhs Arab diakui sulit karena lebih dari satu hal, tidak benar satunya adalah ke dua bhs ini berasal dari rumpun bhs yang berbeda.

Berikut ini lebih dari satu perbedaan antara bhs Arab bersama bhs Inggris yang dapat dijadikan Info tambahan di dalam studi bhs arab untuk pemula, yaitu:

Bahasa Arab singgah dari rumpun bhs yang berbeda bersama bhs Inggris.

Bahasa Arab membawa huruf yang lebih banyak dan berbeda. Orang-orang arab mengalami susah disaat perlu mengeja atau mengucapkan huruf ” P ” dan terkadang perlu berlatih untuk membedakan bagaimana mengeja huruf ” P ” dan ” B “. Jadi, dapat aku bayangkan bagaimana sulitnya orang Inggris untk mengeja atau melafalkan huruf-huruf Arab. Terutama kesembilan huruf ini , (ح خ ص ض ط ظ ع غ ق)

Kosakata bhs Arab terlampau kaya. Bahkan seorang profesor Bahasa Arab masih saja terus studi tentang kata-kata baru di dalam bhs Arab. Saya tidak jelas pasti ada berapa banyak kata-kata di di dalam bhs Arab, yang pasti jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan bhs Inggris.

Dalam bhs Inggris ada yang dinamakan Prefix (imbuhan di awal kata) dan Suffix (imbuhan di akhir kata). Kita memberikan imbuhan “er” di dalam bhs Inggris untuk menyatakan siapa yang melakukan pekerjaan tersebut. Contoh ” read + er ” reader: artinya adalah orang yang membaca. Namun, di dalam bhs Arab, susunan kata dapat berubah, meskipun ada sistem untuk hal tersebut, tapi banyak sekali ketentuan yang perlu dipelajari, diingat, dan dipraktikkan dibawah pengetahuan pengetahuan yang disebut “sarf” atau shorof.

Dalam bhs Arab, pengucapan atau ejaan di akhir atau bahkan di awal kata tergoda oleh letaknya di di dalam suatu kata-kata dan tergoda terhitung oleh suatu kata yang berdiri sebelum dan setelah kata tersebut. Suatu kata di di dalam bhs Arab tidak dapat berdiri sendiri, perlu berhubungan atau berjalan korelasi bersama kata-kata di sebelahnya dan perlu dicermati posisinya di dalam membentuk kalimat.

Dalam bhs Inggris, (I + We + They) verb: kata kerja, (He + She + It) verb (s), sangatlah mudah, meski untuk seorang pemula membutuhkan latihan. Aturan kata (grammar) untuk kejadian yang udah lampau (Past Tense), di dalam Bahasa Inggris dapat mulai lebih enteng bagi kata-kata yang punyai bentuk senantiasa (Regular Form).

Sayangnya, hal seperti ini tidak dapat kita temui di dalam Bahasa Arab. Di di dalam ketentuan bhs Arab, terkandung 12 pronouns dan 12 bentuk dari kata kerja lampau (past verbs), 12 bentuk dari kata kerja waktu ini (present verbs) dan 12 bentuk dari instruction verbs.

Dalam bhs Arab, terkandung pengelompokkan atau pembelahan kata benda (noun) wanita dan pria, begitu pula bersama objek (akan berbeda kata-kata untuk wanita dan untuk pria). Kata kerja yang digunakan terhitung perlu sesuai.

Categories: Uncategorized