Buka Rekening Online – Sudah gak zaman menyimpan uang di lemari baju, maupun di bawah bantal atau kasur. Selain berisiko kehilangan akibat pencurian, kebakaran, juga khawatir robek di makan rayap.

Bank menjadi salah satu tempat menabung dan menyimpan uang yang dianggap aman sampai saat ini. Dengan menyimpan uang di bank, kamu akan memiliki rekening tabungan yang sangat bermanfaat dalam berbagai hal.

Seperti mengajukan pinjaman ke bank, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah, dan sebagainya.

Namun demikian, kamu tetap harus waspada. Sebab, ada saja oknum maupun maling yang bisa membobol tabungan di bank. Modus atau caranya macam-macam.

Jadi, ikuti tips aman menyimpan uang di bank ini biar kamu gak kecolongan:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

1. Rutin cek saldo tabungan

Jika sudah punya rekening, rajin-rajinlah mengecek saldo tabunganmu. Idealnya sebulan sekali. Kalau tidak punya layanan digital, seperti mobile atau internet banking, kamu bisa print out buku tabungan di kantor cabang bank terdekat.

Tetapi agar bisa dipantau setiap saat, lebih mudah menggunakan mobile atau internet banking. Memeriksa transaksi finansial langsung dari HP. Apabila ada transaksi janggal, mencurigakan, kesalahan, atau perbedaan, segera lapor ke bank untuk penyelesaiannya.
2. Pilih bank terpercaya

Sebelum membuka rekening tabungan, kamu punya kesempatan untuk memilih bank mana yang kamu percaya untuk menyimpan uang. Pilih bank yang punya kredibilitas baik, rekam jejaknya bersih, misalnya tidak ada kasus pembobolan dana nasabah.

Pastikan pula kamu pilih bank yang tercatat sebagai bank peserta penjaminan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Sebab, jika terjadi bank gagal atau bangkrut, tabungan kamu bakal diganti LPS. Nilai simpanan yang dijamin maksimal Rp 2 miliar per nasabah per bank

3. Simpan uang di beberapa bank

Zaman sekarang, susah kalau cuma punya satu rekening. Biasanya satu orang memiliki dua atau tiga rekening bank berbeda. Menyimpan uang jangan hanya di satu bank saja.

Misalnya tabungan khusus dana darurat di bank BUMN A, tabungan buat DP rumah di bank asing B, dan tabungan haji disimpan di bank syariah C.

Kartu debit atau ATM yang digunakan untuk tabungan tersebut pun mesti berbeda guna menghindari pembobolan dana nasabah bertubi-tubi. Dengan begitu, kalau terjadi kejahatan perbankan di akun tabungan yang satu, akun tabungan yang lain tetap aman.

Categories: Uncategorized