Kucing adalah salah satu primadona yang menjadi incaran oleh banyak orang sebagai peliharaan. Bahkan para pencinta kucing ini sudah menyebar di berbagai belahan dunia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya komunitas para pencinta kucing yang telah terbentuk. Dari komunitas tersebut, setiap anggotanya dapat berbagi ilmu antara satu dengan yang lain. Pada umumnya yang dibahas berkaitan dengan masalah yang mereka dihadapi terhadap kucing. Saya juga mereferensikan kamu untuk membaca artikel tentang cara menghilangkan kutu kucing.

Salah satu masalah yang krusial adalah jenis makanan yang cocok untuk peliharaan kesayangan. Mengingat kucing pada alam liar adalah hewan karnivora yang berarti membutuhkan asupan protein lebih tinggi. Maka dari itu, hal tersebut harus mulai diperhatikan agar kucing tetap sehat, yang dapat diperhatikan dari kandungan suatu produk makanan. Hal ini dapat dimulai dari mengenal jenis makanan yang dapat dikonsumsi. Jenis makanan tersebut biasanya dikategorikan dalam 3 bentuk, antara lain:

Makanan Kucing Kering

Jenis makanan kucing yang biasanya diberikan untuk kucing yang pertama adalah makanan kering. Makanan kering yang dijual pada umumnya hanya mengandung sekitar 10% air di dalamnya. Makanan kering memiliki banyak keuntungan untuk kucing itu sendiri, salah satunya adalah melatih gigi kucing, serta membantu dalam menghilangkan tartar yang melampaui batas. Sedangkan keuntungan yang didapat pemiliknya adalah penyimpanannya yang mudah, yaitu pada tempat yang tertutup, dengan suhu kamar.

Namun, jika yang diberikan kepada kucing hanya makanan kering, asupan airnya perlu diperhatikan agar cukup. Apabila kekurangan air, ginjal kucing akan bekerja lebih keras yang bisa menimbulkan penyakit. Meskipun makanan kering kucing dikhususkan untuk kucing, tetapi masih ada yang mengandung protein nabati dan filler. Maka dari itu, sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap peliharaan, terutama kucing sangat perlu selektif dalam memilih makanan.

Makanan Kucing Basah

Jenis makanan kucing yang berikutnya adalah makanan kucing yang basah. Terlihat dari namanya jenis ini lebih banyak mengandung air dari pada makanan kering, yaitu 75-78%. Makanan jenis ini sering dijumpai dalam kemasan kaleng dan dengan berbagai pilihan rasa. Rasa makanan yang paling sering dijumpai adalah ayam, domba, tuna, kalkun, dan bebek. Meski begitu, di dalam makanan jenis ini, masih terkandung sejumlah kecil sayuran.

Banyak yang beranggapan bahwa jenis makanan basah ini yang paling mendekati dengan makanan asli yang disantap kucing, ketika hidup di alam liar. Umur simpan dari makanan basah pun relatif lebih singkat yaitu sekitar 3-4 hari setelah dibuka dalam lemari pendingin, karena setelah itu barang akan rusak. Tidak hanya umur simpan yang pendek, tetapi juga harga makanan basah cenderung lebih mahal. Saat mengonsumsi makanan ini pun kucing tidak memerlukan air sebanyak saat makan makanan kering.

Makanan Kucing Mentah

Jenis makanan kucing yang satu ini berbeda dengan yang disebutkan di atas, karena bahan makanan ini bisa dibeli secara langsung di pasar. Makanan mentah yang dimaksud adalah daging mentah, tulang, serta jeroan. Makanan ini dirasa yang paling mendekati dengan makanan kucing di alam liar. Meskipun sedikit lebih merepotkan, tetapi banyak yang menganggap bahwa makanan jenis ini adalah yang terbaik.

Inilah 3 Jenis Makanan Kucing yang Harus Kamu Tahu. Kucing adalah salah satu primadona yang menjadi incaran oleh banyak orang sebagai peliharaan. Bahkan para pencinta kucing ini sudah menyebar di berbagai belahan dunia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya komunitas para pencinta kucing yang telah terbentuk. Dari komunitas tersebut, setiap anggotanya dapat berbagi ilmu antara satu dengan yang lain. Pada umumnya yang dibahas berkaitan dengan masalah yang mereka dihadapi terhadap kucing. Saya juga mereferensikan kamu untuk membaca artikel tentang cara menghilangkan kutu kucing.

Salah satu masalah yang krusial adalah jenis makanan yang cocok untuk peliharaan kesayangan. Mengingat kucing pada alam liar adalah hewan karnivora yang berarti membutuhkan asupan protein lebih tinggi. Maka dari itu, hal tersebut harus mulai diperhatikan agar kucing tetap sehat, yang dapat diperhatikan dari kandungan suatu produk makanan. Hal ini dapat dimulai dari mengenal jenis makanan yang dapat dikonsumsi. Jenis makanan tersebut biasanya dikategorikan dalam 3 bentuk, antara lain:

Makanan Kucing Kering

Jenis makanan kucing yang biasanya diberikan untuk kucing yang pertama adalah makanan kering. Makanan kering yang dijual pada umumnya hanya mengandung sekitar 10% air di dalamnya. Makanan kering memiliki banyak keuntungan untuk kucing itu sendiri, salah satunya adalah melatih gigi kucing, serta membantu dalam menghilangkan tartar yang melampaui batas. Sedangkan keuntungan yang didapat pemiliknya adalah penyimpanannya yang mudah, yaitu pada tempat yang tertutup, dengan suhu kamar.

Namun, jika yang diberikan kepada kucing hanya makanan kering, asupan airnya perlu diperhatikan agar cukup. Apabila kekurangan air, ginjal kucing akan bekerja lebih keras yang bisa menimbulkan penyakit. Meskipun makanan kering kucing dikhususkan untuk kucing, tetapi masih ada yang mengandung protein nabati dan filler. Maka dari itu, sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap peliharaan, terutama kucing sangat perlu selektif dalam memilih makanan.

Makanan Kucing Basah

Jenis makanan kucing yang berikutnya adalah makanan kucing yang basah. Terlihat dari namanya jenis ini lebih banyak mengandung air dari pada makanan kering, yaitu 75-78%. Makanan jenis ini sering dijumpai dalam kemasan kaleng dan dengan berbagai pilihan rasa. Rasa makanan yang paling sering dijumpai adalah ayam, domba, tuna, kalkun, dan bebek. Meski begitu, di dalam makanan jenis ini, masih terkandung sejumlah kecil sayuran.

Banyak yang beranggapan bahwa jenis makanan basah ini yang paling mendekati dengan makanan asli yang disantap kucing, ketika hidup di alam liar. Umur simpan dari makanan basah pun relatif lebih singkat yaitu sekitar 3-4 hari setelah dibuka dalam lemari pendingin, karena setelah itu barang akan rusak. Tidak hanya umur simpan yang pendek, tetapi juga harga makanan basah cenderung lebih mahal. Saat mengonsumsi makanan ini pun kucing tidak memerlukan air sebanyak saat makan makanan kering.

Makanan Kucing Mentah

Jenis makanan kucing yang satu ini berbeda dengan yang disebutkan di atas, karena bahan makanan ini bisa dibeli secara langsung di pasar. Makanan mentah yang dimaksud adalah daging mentah, tulang, serta jeroan. Makanan ini dirasa yang paling mendekati dengan makanan kucing di alam liar. Meskipun sedikit lebih merepotkan, tetapi banyak yang menganggap bahwa makanan jenis ini adalah yang terbaik.

Demikian sedikit informasi yang dapat disampaikan terkait jenis makanan kucing. Setiap jenisnya baik untuk kucing selama kandungan di dalam suatu produknya diperhatikan. Saat memilih jenis makanan yang tepat pun harus disesuaikan dengan keadaan kucing.

Demikian sedikit informasi yang dapat disampaikan terkait jenis makanan kucing. Setiap jenisnya baik untuk kucing selama kandungan di dalam suatu produknya diperhatikan. Saat memilih jenis makanan yang tepat pun harus disesuaikan dengan keadaan kucing.

Categories: Tips Trik